Kebijakan Pendapatan Desa

  03 April 2017  |  DESA KALIBARU MANIS

Era otonomi daerah dan desentralisasi fiskal berimplikasi pada bertambahnya kewenangan desa. Untuk melaksanakan kewenangan tersebut diperlukan pendanaan yang mencukupi. Sesuai dengan hakekat otonomi, secara bertahap desa dituntut untuk mengupayakan kemandirian fiskal. Salah satu indikator kemandirian desa adalah kemampuan untuk membiayai diri sendiri, sehingga otonomi tidak hanya berarti memiliki wilayah tetapi juga pengelolaan keuangan dan kewenangan-kewenangan yang bersifat pokok.

 

Pendapatan asli Desa Kalibarumanis sebagian besar diperoleh dari hasil tanah kas desa yang pada umumnya berupa lahan pertanian berujud sawah dan ladang. Hasil dari pertanian sendiri sangat berfluktuatif seiring musim dan hama tanaman. Pada tahun 2009 dan 2010 terjadi kenaikan pendapatan asli desa karena terjadi penambahan tanah kas desa yang semula dikelola carik, karena setelah diangkat menjadi PNS, tanah yang dikelola kemudian diserahkan ke desa.

 

Berdasarkan pada realisasi pendapatan desa selama 4 tahun terakhir maka pendapatan Desa Kalibarumanis tahun 2010-2013 diperkirakan akan tampak seperti dalam tabel berikut.

 

 

Proyeksi Pendapatan Desa Kalibarumanis 2010-2013

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah ( Dalam ribuan)

 

 

 

U r a i a n

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2009

2010

2011

2012

2013

 

 

 

 

 

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pendapatan Asli Desa;

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagi

Hasil

Pajak

 

 

 

 

 

 

 

Kabupaten

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagian

dari  Retribusi

 

 

 

 

 

 

 

Kabupaten

 

 

 

 

 

 

 

 

Alokasi

Dana

Desa

 

 

 

 

 

 

 

(ADD);

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bantuan

 

dari

 

 

 

 

 

 

 

pemerintah Pusat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bantuan

 

dari

 

 

 

 

 

 

 

Pemerintah Provinsi

 

 

 

 

 

 

 

Bantuan

 

dari

 

 

 

 

 

 

 

Pemerintah Kabupaten

 

 

 

 

 

 

 

Penghasilan

tetap

 

 

 

 

 

 

 

Kepala

Desa

dan

 

 

 

 

 

 

 

Perangkat Desa

 

 

 

 

 

 

 

 

Hibah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumbangan

Pihak

 

 

 

 

 

 

 

Ketiga

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil

Swadaya   &

 

 

 

 

 

 

 

Partisipasi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jumlah

Perkiraan

 

 

 

 

 

 

 

Pendapatan

 

 

 

 

 

 

 

 

Formulasi kebijakan dalam mendukung pengelolaan anggaran pendapatan desa diarahkan pada usaha optimalisasi potensi PAD dan penerimaan desa lainnya. Pendapatan asli Desa Kalibarumanis  tahun 2013-2019 diproyeksikan mengalami kenaikan rata-rata sebesar 2 % per tahun. ADD bila dilihat dari tahun 2009 s/d 2013 ada kecenderungan statis pada angka seperti tahun 2010. dana tambahan untuk kepala desa dan perangkat kenaikan sebesar ± 6.5 % per tahun.

 

Proyeksi pendapatan desa ini termasuk Pendapatan Asli Desa bersifat indikatif atau sementara sehingga masih sangat mungkin untuk mengalami perubahan disesuaikan dengan perkembangan kondisi dan kebijakan yang ada.

 

Kebijakan pengembangan pendapatan desa yang akan dilaksanakan selama 5 (lima) tahun kedepan (2013-2019) diarahkan pada:

 

  1. Ekstensifikasi dan intensifikasi pajak dengan prinsip nondiskriminasi dan melindungi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), didukung dengan perbaikan manajemen berbasis profesionalisme SDM, penyederhanaan sistem dan prosedur pemungutan, peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

  1. Optimalisasi pemanfaatan aset-aset desa yang potensial, penerapan sistem incentive and disincentive sesuai prinsip tata pemerintahan yang baik.

 

  1. Peningkatan koordinasi dan konsultasi yang intensif dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Provinsi dalam peningkatan, pengelolaan, dan pemanfaatan ADD, Bansos, pendapatan Bagi Hasil Pajak dan Bantuan Propinsi.

 

 

Contact Details

  Alamat :  
  Email :
  Telp. :
  Instagram :
  Facebook :
  Twitter :


© 2019,   Web Desa Kabupaten Banyuwangi